Ekspektasi VS Realita

by - Agustus 22, 2015

Belum lama ini gue tergabung dalam sebuah komunitas, sebut saja nama komunitasnya dengan Mawar. Oke gue bercanda, nama komunitasnya yaitu Relawan Anak Sumatera Selatan. Well, sebelumnya gue juga pernah sedikit cerita tentang komunitas ini ketika merayakan hari Pendidikan Nasional bisa baca di sini.

Jadi, kemarin tepatnya hari minggu, RASS sebutan untuk komunitas Relawan Anak Sumatera Selatan mengadakan temu kangen Halal Bilhalal ya bisa dibilang maaf-maafan dalam rangka lebaran lah di daerah Jakabaring, tepatnya di dekat sebuah danau. Jadi, sekalian bisa merasakan hembusan angin sepoy-sepoy sambil menikmati indahnya danau yang biasanya digunakan untuk perlombaan ski air. Selain itu juga, di sekitar banyak keluarga yang melakukan piknik ala-ala gitu lah ya. Fyi aja nih di kota Palembang memang sedikit susah untuk menemukan tempat wisata buat keluarga di alam terbuka.
Judul postingan gue kali ini yaitu tentang ekspektasi VS Realita. Jadi, kemarin waktu RASS ngumpul dilakukanlah sebuah permainan, iya permainan nggak tau deh kalau menurut kamu ini termasuk permainan juga apa nggak. Jadi, pertama setiap anggota akan menerima sebuah kertas. Kemudian kertas yang telah diterima ditulislah nama dan dibagi dua di mana sebelah kiri tertulis bagian ekspektasi dan sebelah kanan tertulis bagian realita. Selanjutnya kertas tersebut diberikan ke teman sebelahnya. Jadi, dalam permainan ini setiap orang harus menuliskan ekpektasi ketika pertama kali bertemu dengan sosok yang tertulis namanya dalam kertas tersebut pada bagian ekspektasi, selanjutnya ditulislah realitanya setelah kenal pada bagian realita. Begitu pun selanjutnya, kertas tersebut akan memutar sesuai dengan anggota yang hadir. Nah, ketika kertas tersebut sampai pada pemiliknya, saatnya sang pemilik kertas membaca tulisan tersebut dan dijamin bakal senyum-senyum ketika bacanya.


Well, akhirnya gue terima kertas milik gue dan hasilnya bisa dilihat sendiri. Rata-rata isinya kalo gue itu orangnya pendiem banget. Tapi, ada salah satu sahabat gue bilang kalo ada orang yang bilang gue pendiem, berarti belum kenal deket banget sama gue. 

Boleh juga nih ekspektasi vs realita jadi salah satu alternatif permainan kamu ketika kamu ngumpul bareng geng atau komunitas kamu, yang ternyata nggak kalah mengasyikan juga.



You May Also Like

12 komentar

  1. Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejaknya di kotak komentar bukan? 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betulll. Thanks ya Cha udah mampir :))

      Hapus
  2. Games baru yg mungkin bisa dipake buat seru-seruan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa, sekedar buat seru-seruan aja sih ya :D . Terima kasih udah mampir :D

      Hapus
  3. berarti... banyak orang yang belum deket sama lo, makanya bilang lo pendiam khan..

    BalasHapus
  4. aku juga pernah dibilang gitu sana temanku

    BalasHapus
  5. mantap dah artikelnya kawan

    BalasHapus
  6. ah, udah lama nih nggak kopdar, ayo mbak bujuk kak juju untuk buat kopdar lagi, wkwkw

    BalasHapus
  7. keren postnya, bermanfaat juga. Good job guys

    BalasHapus
  8. thanks for nice post brother, good job and success

    BalasHapus

Instagram